Islam Is The Only Way

Kita sering mendengar nama Islam disebut. Banyak pula yang mengaku memeluk agama Islam. Namun ketika ditanya, “Apa arti agama Islam?” mungkin banyak orang tak bisa menjawabnya. Bahkan mungkin juga seorang yang punya latar belakang akademik duniawi yang tinggi (mahasiswa, dosen, guru, dst) kesulitan utk memaparkan hal ini. Kenapa? Karena kebanyakan dari kita tak mau serius mempelajari agama kita.

Definisi agama Islam yang mulia ini, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama adalah

الإِسْلَامُ هُوَ إِسْتِسْلَامُ لِلَّهِ بِالتَّوْحِيْدِ وَالْإِنْقِيَادُ لَهُ بِالطَّعَةِ وَالْبَرَاءَةُ مِنَ الشِرْكِ وَأَهْلِهِ

“ Islam adalah berserah diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dgn ketaatan & berlepas diri dari kesyirikan & pelakunya. ”

Kita perjelas satu persatu definisi tersebut.

1.      AL ISTISLAMU LILLAHI BIT TAUHID

Berserah diri kepada Allah dengan cara hanya beribadah kepada-Nya & tidak kepada selain-Nya. Artinya kita benar-benar melakukan peribadatan & segala bentuk penghambaan hanya kepada Allah Ta’ala.

“Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak & tak pula diperanakkan & tak ada seorangpun yang setara dgn Dia.” Al-Ikhlas : 1-4)

2.      WAL INQIYAADU LAHU BIT TOO’AH

Tunduk kepada-Nya dengan penuh kepatuhan pada segala perintah-Nya. Artinya, seorang muslim menundukkan segala bentuk ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah Allah SWT & Rasul-Nya. Mungkin kita tak sadar, bahwa selama ini kita belum taat kepada Allah SWT & Rasulullah  sebagaimana yang diperintahkan oleh syari’at. Bahkan kita terjatuh pada perilaku orang-orang jahiliyyah yang lebih  mengedepankan ketaatan kepada tetua yang jika ditelusuri ternyata tak mengajarkan hal-hal yang sesuai dengan syari’at-Nya.

“ Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul." Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya." Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk? “ Al- Maaidah : 104

3.      WAL BAROOATU MINASYIRKI WA AHLIHI

Berlepas diri dari syirik & pelakunya. Jika seseorang berserah diri hanya kepada Allah Ta’ala & tak kepada yang lain, maka ia akan berlepas diri dari kesyirikan & pelakunya. Karena sungguh sia-sialah seluruh amalan seorang muslim jika ia melakukan kesyirikan.

“…Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” Al- An’am : 88

Islam merupakan kebenaran mutlak yang datang dari Allah SWT Tidak ada kebenaran selain Islam, tak ada agama lain yang benar selain Islam. Maka siapa yang menginginkan agama selain Islam berarti dia memilih kebatilan & menjadi orang yang tak beruntung/rugi.

Keyakinan bahwa Islam  satu-satunya Agama Yang Benar  adalah termasuk perkara yang bersifat qath’I,  tsawabit dan badihiy /pasti, tetap dan jelas (minal umuridl-dloruriyah fid din).

Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para rasul-Nya sejak nabi Adam , Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada nabi penutup Muhammad saw, sebagai hidayat  dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan materiil dan spirituil duniawi dan ukhrawi.

Antara Islam sebagai agama samawi terakhir dan agama wahyu sebelumnya  jelas mempunyai hubungan yang erat karena keberadaannya merupakan mata rantai terakhir agama Allah

Kebenaran-kebenaran fundamental dan nilai-nilai hidup yang bersifat universal yang pernah diajarkan oleh para nabi dan rasul terdahulu  dikukuhkan dan dilestarikan. Sementara beberapa aturan yang merupakan realisasi dan nilai-nilai universal disesuaikan dengan perkembangan hidup ini.

Dalam Al-Qur'an, Allah telah menegaskan sendiri tentang kebenaran Islam sebagai agama bagi seluruh umat manusia

 “Apakah selain agama Allah yang mereka cari, padahal hanya kepada-Nya tunduk siapapun yang ada di langit-langit dan di bumi baik karena taat maupun terpaksa. Dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan. “Ali Imran : 83

Ayat di atas menjelaskan bahwa agama yang benar adalah agama yang datang dari Allah SWT.

 “Sungguh agama yang diridlai di sisi Allah adalah agama Islam” Ali Imran:19

Barangsiapa yang mencari agama lain selain Islam maka ia tidak akan diterima dan kelak di akhirat tergolong orang-orang yang merugi. Ali Imran ; 15    

Secara garis besar, ajaran Islam mencakup 4 aspek, yaitu:

1.      AQIDAH, yaitu aspek keyakinan atau keimanan kepada perkara-perkara yang dijelaskan  dalam rukun Iman. Aqidah adalah merupakan fundasi ajaran Islam yang sifat ajarannya pasti, mutlak kebenarannya, terperinci dan monoteistis. Ajaran intinya adalah mengesakan Tuhan (tauhid). Oleh karena itu, ajaran aqidah Islam yang tauhidi sangat menentang segala bentuk kemusyrikan.

2.      IBADAH, yaitu aturan-aturan tentang tata cara hubungan manusia dengan Allah atau segala cara dan upacara pengabdian yang bersifat ritual yang telah diperintahkan dan diatur cara-cara pelaksanaannya dalam Al-Qur'an dan Hadits Nabi. Seperti, shalat, puasa, haji, dan lain-lain.

3.      AKHLAK, yaitu aturan tentang perilaku lahir dan batin yang dapat membedakan antara perilaku yang terpuji dan tercela,  antara yang salah dan yang benar, antara yang patut dan yang tidak patut (sopan); dan antara yang baik dan yang buruk. Sifat ajaran akhlak Islam adalah universal, eternal, dan absolut, dan akhlak yang benar menurut Islam adalah akhlak yang dilandasi dengan iman yang benar.

4.      MU'AMALAH, yaitu aturan tentang hubungan manusia dengan manusia dalam rangka memenuhi kepentingan atau kebutuhan hidupnya, baik yang primer maupun yang sekunder. Contohnya, ialah berdagang, perkawinan; termasuk masalah hukum pidana dan hukum tata negara.  (Zaky Mubarok, dkk: 78-80)

Penegasan Allah SWT dalam Al-Qur'an yang mengatakan bahwa Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai satu-satunya agama yang benar ajarannya dapat dikuatkan dengan alasan dan bukti sebagi berikut:

1)      Islam sebagai agama yang jelas asal usulnya, yaitu sebagai agama wahyu yang terakhir.

2)      Islam dibawa oleh seorang Nabi terakhir, yaitu Nabi Muhammad SAW.

3)      Ajaran Islam diterangkan dalam Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir bagi seluruh umat manusia.

4)      Ajaran Islam tidak ada yang bertentangan dengan fitrah manusia, tetapi mengatur seluruh aspek kehidupan manusia (manusia).

5)      Ajaran Islam tertumpu pada ajaran mengesakan Tuhan dan bertujuan menjadikan manusia sebagi sumber kabaikan.

6)      Ajaran Islam dapat diamalkan dengan mudah dan praktis oleh orang yang beriman (tidak memerlukan upacara yang rumit), dan semua ajarannya baik dan lurus sesuai dengan fitrah manusia yang tidak mau dipersulit dan yang kecenderungannya kepada yang baik dan lurus.

Dinul Islam mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki agama lain dan sekaligus merupakan kekuatannya,

1)      Agama Islam adalah agama Allah (dinullah), yakni seluruh ajarannya  bersumber dari Allah SWT baik  melalui wahyu langsung (Al-Qur'an) maupun tidak langsung (Hadits Nabi).

2)      Agama  Islam mengandung ajaran-ajaran yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. (syumul).

3)      Agama Islam berlaku untuk seluruh umat manusia sampai akhir zaman (al-'umum)

4)      Agama Islam mengandung ajaran-ajaran yang sesuai dengan fitrah manusia

5)      Agama Islam menempatkan akal manusia pada tempat yang sebaik-baiknya

6)      Agama Islam berfungsi sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta

Segala perkara telah dijelaskan oleh agama Islam, mulai dari hal yang dianggap kecil sampai hal-hal besar ada aturannya. Inilah yang menyebabkan orang-orang musyrikin, Yahudi & Nasrani iri hati & dengki kepada umat Islam.

Seorang sahabat Salman Al Farisi  berkata, “Kaum musyrikin berkata kepada kami, “Apakah Nabi kalian mengajarkan kepada kalian segala sesuatu sampai (masalah) tata cara buang air?”  Maka Salman  menjawab, “Benar, sungguh beliau  telah melarang kami menghadap ke kiblat ketika buang air besar atau buang air kecil, beliau  melarang kami beristinja’ (membersihkan kotoran setelah buang air) dgn tangan kanan, & beliau  melarang kami beristinja’ kurang dgn 3 batu, & melarang kami beristinja’ dgn kotoran atau tulang” (HR. Muslim no. 262)

“Hari ini Aku telah sempurnakan bagimu agamamu dan Aku telah cukupkan bagimu nikmat-Ku dan aku telah meridlai Islam sebagai agamu untukmu. Al Ma’idah : 3

From Many Sources

3 komentar:

  1. رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم نَبِيًّا ورسولا
    "Aku rela Allah sebagai Tuhan, dan Islam sebagai agama, dan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai nabi dan rasul".

    BalasHapus
  2. .: jadi malu, TQ pencerahannya...^_^

    BalasHapus

 

Instagram

Get My G+