RUU ORMAS, UPAYA MENGGUSUR ISLAM?



Benarkah RUU Ormas membidik gerakan dakwah Islam?
Akankah Wakil Rakyat Muslim menyetujui?
Apakah itu tanda bangkitnya rezim anti Islam?


Ikuti, Diskusi seru Bina Tauhid
“RUU ORMAS, UPAYA MENGGUSUR ISLAM?”

Bersama :
(Anggota DPRD Depok, Ketua Dewan Pembina Rumah Iqro Insani)

(Redaktur Al Wa’ie, Pimpinan Darun-Nahdhah)


Pada hari Sabtu, 6 April 2013
Pkl 08.00-10.30
Menara BAZ Lantai II Masjid Raya Bogor Jl. Pajajaran No. 10 Bogor






52 komentar:

  1. wahh blognya makin maskulin nih ahahahaha.. eehh keren ya ^______^ .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba didengar Andre Tauladan, masa dibilang girly blognya.. heuu. Miz Tia punya mata yang jeli *_*)b

      Hapus
    2. hehe... bukannya makin gentleness??

      Hapus
    3. Heuu., semoga makin bermanfaat saja Insya Allah

      Hapus
    4. kemaren itu salah masukin kode,, jadinya kaya girly... ;p

      Hapus
    5. Hmmm, jangan-jangan yang violet itu yah? Tidaaak (@,@)/

      Hapus
  2. nanti hasilnya di posting ya, biar nanti saya tau motif ruu nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan khawatir pak... mau kita masukin buletinnya kok :)

      Hapus
    2. seminar yang menarik dan penting ini ya mbak, bener katanya mas Agus Setya nunggu postingannya

      Hapus
  3. semoga wacana UU ormas itu ngk akan membuat keributan baru diantara umat ya bang

    BalasHapus
  4. duh Gen..blognya kok keren gini yaaaakzz :D
    sukses untuk acaranya ya gen...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uhuk,, uhuk #tersipu-sipu :D

      Jujur saya lebih suka kalau dibilang keren, daripada cantik, aneh yak :D

      Aamiin, Insya Allah..

      Hapus
  5. ini RUU yang mau gantiin UU 8 Tahun 1985 kan ya Mbak?
    ya pasti asas Pancasila, asas agama tidak dikenal, dan nggak ada ketentuan yang membatasi soal afiliasi ormas ke parpol kan... memang nggak ideal konsepnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak, UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan katanya sudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan dan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sehingga perlu diganti (sa ena'e dhewe ya)

      Eh ya pak, soal azas pancasila kemarin-kemarin itu saya dengar ceramah menarik dari Sekjen FUI Al Khathath., beda persepsi yang unik dan patut dikaji

      Hapus
    2. sekarang kalo mau bicara asas pancasila. emang selama 1985 sampai sekarang, asas itu terterapkan dengan sebaik-baiknya bagi kebanyakan ormas? saya kira tidak. ormas cenderung tumbuh sendiri-sendiri mencari nafas dan kehidupannya sendiri. hanya ormas yang mau berkiblat kepada pemerintah yang berkuasa saja yang diopeni.

      Hapus
    3. Kalau berbicara pancasila, berarti bicara pemerintah. Dan kalau bicara pemerintah semakin hari negara kita bak pesawat tanpa awak, auto pilot.. Adanya Ormas juga salah satu indikasi tidak terpenuhinya aspirasi kebanyakan masyarakat, kalau tidak untuk apa mereka membentuk satu wadah di luar pemerintahan? Makanya mungkin, ini asumsi saya loh, keberagaman dengan bentuk-bentuk yang tidak sesuai kehendak pemerintah itu yang mau diberangus.

      Untuk jelasnya, datang aja yuuk ke diskusinya. Insya Allah opininya balance karena menghadirkan wakil dari parlemen dan nonparlemen :)

      Hapus
    4. I wish I could come mbakk..

      Hapus
    5. pengin banget. cuma abis liqa' itu di sabtu pagi, jadwal anak-anak saya padat banget Mbak

      Hapus
    6. kang zach, kliatan banget nguasain banget ilmu beginian, ngga percuma berteman dengan saya...majuuuuuu

      Hapus
  6. sungguh lucu negeri ini.., masyarakatx mayoritas muslim, pejabat2nya jg, tp napa seolah2 islam mau dihancurkan.. *miris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itukan ngakunya sob, belum tentu diaku sama Allah kalau yang mayoritas itu Muslim, heuu. Kalau gak, mana mungkin mereka berbuat sesuka kehendaknya. Semoga kita terhindar dari orang2 yang suka ngaku2 tapi gak diaku.. Hikss

      Hapus
  7. penasaraaan sama hasil diskusinya... ditunggu ditungguuu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuu, jangan lupa bawa kopinya Mba (^,^)/

      Hapus
  8. berhubung sistem yg digunakan sekarang masih demokrasi, jadi ya ikut sistem yg ada.. sembari menanti sistem itu berubah, tetep perjuangkan hak2 muslim agar tidak sewenang2 dan merugikan ummat..

    semoga hasilnya nanti tidak merugikan ormas2 yg merasa dirugikan ya mbak.. anyway, yes I wish I could come.. tampaknya seru banget nanti diskusinya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menggunakan sistem yang tersedia sebagai wasilah... mirip dengan Facebook. Terbuat dari pikiran kaum kuffar tapi banyak diminati pelaku dakwah, sadar gak ya kira-kira :)

      kalau untuk yang satu ini sepertinya bakal satu suara kita Mba, duuhh senangnya. Melihat guru-guru saya, beda haraqah tapi satu ruangan. Doakan lancar ya Mba, untuk yang gak suka saya mau nyanyi aja ini :

      "Jangan dengar kata mereka... yang tak ingin kita satu..." #senang yang berlebihan :D

      Hapus
  9. ini kan baru wacana, mungkin lebih serunya datang aja kali yah pas acaranya, tapi jauh juga yah, bogor, saya di ujung pulo jawa nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makanya sengaja judulnya dikasih tanda tanya biar menambah misteri :D ., baiklah.. hati-hati aja kalau terlalu di ujung takutnya nyebur ^^

      Hapus
  10. RUU Ormas yang akan diluncurkan tentunya menimbulkan berbagai penafsiran dari beragam pihak, dan sebaiknya para wakil rakyat jangan diam saja, bersuara lantanglah mewakili keinginan rakyat yang menentang RUU Ormas ini...agar rakyat tidak menyesal memilih kalian jadi wakil rakyat.
    oke dech selamat beraktifitas ya..ditunggu kembali kehadirannya ,,,salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa aja bacaannya... selalu ada multi tafsirnya ^^ ., Insya Allah yang di parlemen juga turut memperjuangkan, tapi memang tidak diberitakan media. Jadinya hanya beberapa gelintir yang tau, kalau saudara2 Muslim di parlemen memperjuangkan hak2 kita juga, tapi karena sedikitnya yang teguh jadi terkesan tidak ada. Terimakasih, salam ukhuwah untuk kita semua :)

      Hapus
  11. saya ngga mau maksain diri ngomentarin sesuatu yang ngga dikuasai, saya mah mau cingogo we ditaman topi, bari ningali nu ngaliwat ah.
    aduh ngomong taman topi, jaman sering bolak balik Unpak - pasar minggu, sering janjian disitu sayah...hedeuh.

    BalasHapus
  12. ntar hasil diskusinya diposting y mbk..hhe
    kalau dipekanbaru ada acara seperti ini pengen juda ikutan :))

    BalasHapus
  13. semoga bisa memberikan langkah nyata kepada semua peserta yang hadir, sukses

    BalasHapus
  14. Acaranya yang sangat menarik ini, Mbak. Semoga lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah Swt.

    Ohya, Mbak terpilih untuk mendapatkan BUKU GRATIS, pengumumannya silakan dibaca di blog saya (menu sebelah kanan). Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah,, dapat satu lagi buku. Pak Azzet memang baik hati sekali., Hayuu sobat Gen-Q kita berkunjung ke blog beliau! Sudah dapat wawasan, bisa berkesempatan dapat buku gratis juga loh :)

      Hapus
  15. Jauhh.. ga bisa hadir :(
    Jangan lp hasilnya dishare yah^^

    BalasHapus
  16. negeri ini emang hobi bikin RUU, dari RUU pornografi, sampe RUU santet. RUU ormas, dan segala macem di RUUin, tapi prakteknya mah ga tau dah. ga tau juga ama RUU ormas ini prakteknya bakal gimana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan sampai deh ngeblog juga di RUU-in ya., bisa gawat... hak azasi saya terenggut! :D ., kalau prakteknya kurang tau, tapi kalau mau tau sedikit banyaknya kan ada draftnya ndre

      Hapus
  17. hai.......... aku baru baca itu ahahaaha

    heran sama negara ini. pemerintahnya jg muslim tapi cuma KTP doang .

    BalasHapus
  18. Pancasila? Klo bicara ttg Pancasila, saya rasa itu adalah sebuah nilai-nilai kemasyarakatan saja, kurang luas dan kurang teknis...
    Membenahi Indonesia ini sudah tidak bisa dengan mengganti orang2nya saja, tapi juga sistem Indonesia ini harus dibenahi...

    BalasHapus
  19. Sekarang kebanyakan UU yang tidak bermutu. Kurang kerjaan DPR dan pemerintahnya. Urusan penting banyak yang terbenkalaikan.

    BalasHapus
  20. kalau penerapan syariat islam kapan ya kira-kira?

    BalasHapus
  21. Saya sendiri tidak tahu isi dari draft RUU Ormas tsb. Yaa selama tujuan di buatnya RUU tsb baik dan benar sertta bisa membuat perdamaian di negeri ini.

    BalasHapus
  22. Diskusi nya sdh terwakilikan dari unsur semuanya...baik perwakiilan dari penguasanya,tokoh alim ulama,dan para. Jamaah..

    Di harapkan dan semoga hasilnya pun membawa kebaikan untuk kemaslahatan umat... :)
    ya mbak.. :)

    BalasHapus
  23. Mbak, saya singgah lagi kemari untuk memberitahukan bahwa buku hadiah sudah saya kirimkan tadi pagi via Pos Indonesia. Semoga tidak lama lagi sampai dan semoga bermanfaat ya, Mbak.

    BalasHapus
  24. walah... jauh nih, aku aja ada dijawa timur

    BalasHapus
  25. saya kira dengan banyaknya ormas islam yang berani dan sistem hukum yang lemah dugaan ruu ini mengarah ke umat islam kecil kemungkinannya. dan saya nggak bisa datang karena jauh dan waktunya tak bersahabat

    BalasHapus
  26. entah saya harus bersikap apa terhadap ruu ormas.
    yang jelas sikap saya tetap, anti-ormas yg membawa-bawa nama agama.
    karena agama/kepercayaan adalah privasi setiap diri manusia.


    Salam,

    BalasHapus
  27. bagi ormas juga harus intropeksi dan bisa berdakwah dengan cara yang baik, mengingat negeri ini sangat homogen

    BalasHapus

 

Instagram

Get My G+