Hakikat Islam



Pengertian Tentang Hakikat Islam

Agama adalah apa yang disyariatkan Allah dengan perantara Nabi-Nabi-Nya, berupa perintah-perintah dan larangan-larangan serta petunjuk untuk kebaikan manusia di dunia dan di akhirat. Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ialah apa yang diturunkan Allah di dalam Alquran dan yang tersebut dalam Sunnah yang diterima (maqbul), berupa perintah-perintah dan larangan-larangan serta petunjuk untuk kebaikan manusia di dunia dan di akhirat.

Secara umum, Islam adalah nama agama Allah (dinullah) yang diwahyukan kepada para Rasul-Nya sejak Nabi Adam AS sampai kepada Nabi Muhammad SAW (QS. 3:19,83-85; 2:132). Secara khusus, Islam adalah nama diri dari agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang merupakan mata rantai terakhir dari rantaian dinullah. Dengan kata lain, Islam secara khusus adalah dinullah yang telah disempurnakan dan dinyatakan sebagai agama yang diridhai-Nya untuk seluruh umat manusia sampai akhir zaman nanti (QS. 5:3)
Beberapa ciri khusus agama Islam (khashaishul Islam) adalah sebagai berikut:

  1. Agama Allah atau bersumber dari Allah SWT baik berupa wahyu langsung (Alquran) maupun tidak langsung (Sunnah Nabawiyah) (QS. 39:2; 32:2)
  2. Mencakup seluruh aspek kehidupan (asy-syumul)
  3. Berlaku untuk seluruh umat manusia sampai akhir zaman (al-’umum)
  4. Sesuai dengan fitrah manusia (QS. 30:30)
  5. Menempatkan akal manusia pada tempat yang sebaik-baiknya (QS. 7:179; 31:20)
  6. Menjadi rahmat bagi alam semesta (QS. 21:107)
  7. Beriorientasi ke masa depan (akhirat) tanpa melupakan masa kini (dunia) (QS. 28:77)
  8. Menjanjikan al-Jaza’ (surga bagi yang beriman dan neraka bagi yang kufur) (QS. 98:6-8)
Memandang Islam Secara Menyeluruh

Seorang Muslim harus memahami Islam secara utuh dan menyeluruh, tidak secara parsial (juz’i) karena pemahaman yang parsial menyebabkan Islam tidak fungsional secara kaffah dalam kehidupannya. Islam adalah satu sistem yang menyeluruh (nizham syamil) mencakup seluruh aspek kehidupan; rohaniyah dan jasmaniyah, duniawiyah dan ukhrowiyah.
Secara garis besar ajaran Islam mencakup beberapa aspek:
  1. Akidah: aspek keyakinan tentang Allah, para Malaikat, Kitab-Kitab Suci, para Rasul, hari Akhir dan Takdir.
  2. Ibadah: segala cara upacara pengabdian yang bersifat ritual yang telah diperintahkan dan diatur cara-cara pelaksanaannya dalam Alquran dan Sunnah Rasul, seperti shalat, puasa, zakat, haji dan sebagainya.
  3. Akhlak: nilai dan perilaku baik dan buruk, seperti sabar, syukur, tawakkal, birrul walidain, syaja’ah dan sebagainya (al-akhlak al-mahmudah) dan sombong, takabur, dengki, riya, uququl walidain dan sebagainya (al-akhlak al-mazmumah).
  4. Muamalah: aspek kemasyarakatan yang mengatur pergaulan hidup manusia di atas bumi baik tentang harta benda, perjanjian, ketatanegaraan, hubungan antar negara dan lain sebagainya.
Mengamalkan Islam Secara Menyeluruh

Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk masuk Islam secara kaffah (QS. 2:208). Dari segi waktu, seseorang harus menjadi muslim 24 jam sehari semalam. Artinya, dia harus mengislamkan seluruh kehidupannya sampai akhir hayat (QS. 3:102). Dari segi ruang lingkup, dia harus mengislamkan kehidupan pribadinya, keluarga, bermasyarakat dan bernegara. Dari segi aspek kehidupan, dia harus mengislamkan seluruh aspek kehidupannya seperti aspek ekonomi, politik, budaya, seni, ilmu pengetahuan dan lain-lain sebagainya.

Dengan bahasa lain, seseorang harus menjadi muslim dalam akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Instagram

Get My G+