I'm Muslim Do Not Celebrate Valentine!

 Sekira satu pekan lagi, kebanyakan pemuda-pemudi, baik yang masih teramat belia maupun yang sudah lansia akan 'merayakan' Valentine's Day. Dalam bahasa Indonesia, disebut Hari Kasih Sayang. Sebenarnya penyebutannya agak kurang tepat, karena kalau ditilik dari sejarahnya, Valentine's Day itu bersifat khusus, sedangkan Hari Kasih Sayang bersifat umum. Maka dari itu banyak yang protes, kalau ada yang mengatakan merayakan hari kasih sayang dilarang dalam Islam. Kenapa dilarang merayakan kasih sayang? Ada yang menjawab, kasih sayang itu dapat dilakukan di tiap waktu bukan hanya satu tahun sekali. Atau ada yang menjawab valentine itu bukan berasal dari Indonesia, apalagi dalam Islam, tidak ada!

Kedua jawaban demikian tadi tidak salah, namun perlu dilengkapi. Islam sama sekali tidak melarang bahkan menganjurkan kasih sayang atas hubungan yang terikat dalam jalinan yang halal. Kasih sayang dalam keluarga, anak dan orang tua, begitu pun antara suami istri.

Nah, dalam Valentine's Day kebanyakan kasus yang ditemui adalah pengungkapan kasih sayang antara dua insan yang tidak terikat dalam hubungan yang halal. Sedangkan sebagai ummat Muslim, terdapat peringatan keras dalam Al-Qur'an

‘’Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’ : 32) 

Maka dari itu perayaan ini sangat dilarang keras melebihi perayaan lain karena mengandung begitu banyak kemaksiatan didalamnya.
Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam rangka melarang hamba-hamba-Nya dari perbuatan zina dan larangan mendekatinya, yaitu larangan mendekati sebab-sebab dan pendorong-pendorongnya. (Tafsir Ibnu Katsir, 5/55)

Islam menutup rapat-rapat semua celah yang dapat mengantarkan seorang hamba kepada kejelekan dan kebinasaan. Atas dasar ini, disaat Allah subhanahu wata’ala melarang perbuatan zina, maka Allah subhanahu wata’ala melarang semua perantara yang mengantarkan kepada perbuatan tersebut.

Sebagai seorang Muslim, Gen-Q memiliki tanggung jawab untuk mensyi'arkan perintah dan larangan dalam Islam, maka jadilah posting ini. Dengan meng-upload karya-karya dari Komunitas Desainer Muslim, diharapkan dakwah dapat lebih kreatif dan mengena pada kalangan muda.

  



34 komentar:

  1. setuju dgn n3 yg sgt bermenafaat ini..bersama menolak kebatilan yg amat merosakan umat Isl

    BalasHapus
  2. artikelnya bagus, baru kali ini pandangan pemahamannya sama, valentine sendiri bukan ajaran islam dan bentuknya tasyabuh, sedangkan tasyabuh itu bukan dari golongan kami (baginda nabi)
    insya Allah bermanfaat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari kemarin kita gak memandang yang sama berarti ya T.T

      Aamiin..

      Hapus
  3. Valentino Sorry nya.... saya suka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka valentin apa valentino ^_^v

      Hapus
    2. mungkin nama samaran Mas Budi nih

      Hapus
  4. Valentin itu tradisi orang luar dan non muslim, tidak ada dalam ajaran Islam tentang Valentine, maka bagi yang ikut-ikutan, hmmm coba deh di cermati lagi sejarahnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh denger kata pak ustad (",")/

      Hapus
    2. tuh kan, apa saya bilang

      Hapus
  5. Tapi cokelat itu enaaaak. Hahah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si Bebyyyy iniiii -_-'

      Hapus
    2. coklat gethuk lebih enak lagi Mbak

      Hapus
  6. dulu saya pernah main band di acara valentine. saya koq ya pede aja lagi.
    kalo sekarang, saya bayangin, hehe, maluu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ciiee :D ., yo isin wis tuwe ^^v

      Hapus
  7. Ar-Rohman dan Ar-Rohim itu sudah jelas kasih dan sayang telah ujud dlm kehidupan harian kita. Tak payahlah bervalentine yg khususnya ditetapkan harinya oleh mereka yg asal-usulnya adalah kerana meraikan peristiwa sedih umat Islam. Sejarah valentine itu sendiri sudah jelas ianya menginjak-injak Islam mengapa dibanggakan utk diraikan... renungkan bersama. Berpeganglah pada tali Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul cikgu! Adik-adik kita musti kena tengok sejarah, belajar agama biar betol :)

      Hapus
  8. Dulu pernah merayakan Vday. Tapi setelah tau sejarahnya, saya gak pernah ngrayain lagi... banyak sekali penjerumus umat ya mba, salah satunya ya Vday..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... semoga lebih banyak mantan penganut V-day ya ^^

      Hapus
  9. Saya dari dulu gak pernah ngerayaiin yang beginian karena lebih banyak buruknya dari pada baiknya....ngomong-ngomong saya suka sekali poster-posternya keren sekali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sami ^^ ., boleh banget di share loh, kali bermanfaat ;)

      Hapus
  10. kereen bangeet :-)

    by : akhina fiqri

    BalasHapus
  11. #GueMuslim
    #NoValentineDay
    #NoFreeSex

    ~Fadil Ibnu Ahmad

    BalasHapus
    Balasan
    1. Redaktur UM beranonim... okelah pejuang dakwah ^,^/ ., Inahaa Allah

      Hapus
  12. Setuju sangat..Bila iman tiada.. perkara yang tidak elok nampak elok dimata..kerana telah dikaburi dengan hawa nafsu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nafsu tersilap yang merosakan ummat

      Hapus
  13. izin share,,,buat dakwah di kampus UNISBA,,,^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan senang hati, tafaddhal :) ., sila di print dan tempel di mading, semoga menjadi amal jariyah

      Hapus
  14. saya juga say no to valentine :)

    BalasHapus
  15. Poster nya bagus bagus,,,,apalgi isinya 👍👍👍👍👍 daebakk,,,cooll,,dan dakwah nya juga gampang masuk keotak

    BalasHapus
  16. Alhamdulillah saya gak merayakan Valentine hehehe, Alhamdulilah

    BalasHapus

 

Instagram

Get My G+