Parfume Istighfar

"Untuk saat ini, parfum paling cocok buat kamu adalah istighfar, karena aroma dosa sudah mulai menyebar kemana-mana"

Tidak sengaja melihat status Ust. Saief Alemdar di beranda Facebook, saya jadi tertarik corat-coret mengabadikan ide beliau di Photoshop CS4, dan jadilah desain amatiran diatas. Well, belakangan ini sedang mulai tertarik belajar desain poster islami, jadi gabung aja di komunitas desainer muslim
Berkata Imam Ibnul Jauzi rahimahullah:
"Berminyak wangilah dengan istighfar, maka akan hilanglah darimu bau busuk dosa. Berminyak wangilah dan hilangkanlah dosamu dengan ucapan 'astaghfirullah wa atubu ilaih' (aku meminta ampun dan bertaubat kepada Allah)
Bahasan kali ini, berkaitan dengan status tadi. Ternyata beliau menyitir perkataan seorang Imam besar, Ibnul Jauzi rahimahullah. Istighfar sebagai pelebur dosa disertai dengan taubat. Tentu sudah tidak terhitung berapa banyak bahasan tentang istighfar. Jadi tulisan ini hanya sebagai peramai saja. 

Teringat pada salah satu kisah yang berkaitan, diriwayatkan melalui Jabir bin Abdullah Al Anshari r.a
Sesungguhnya bau menggunjing bisa tercium ketika zaman Rasulullah SAW. Sebab saat itu sangat jarang pergunjingan. Adapun zaman sekarang sangat banyak pergunjingan yang baunya menusuk hidung, bahkan hampir tak bisa membedakan. Ibaratnya lelaki yang masuk, orang ahli menyamak kulit, dia tidak akan betah dengan baunya yang busuk, namun penghuni sana terbiasa dengan keadaan kebusukan kulit, sebab bau itu terlalu sering memenuhi hidungnya. Demikianlah perumpamaan menggunjing pada zaman kita.

Masih dari Jabir bin Abdullah radliyallahu anhu berkata, kami pernah bersama dengan Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba-tiba tercium bau busuk. Maka Beliau bertanya, 
“Tahukah kalian, bau apakah ini?. Ini adalah bau orang-orang yang suka mengghibah kaum mukminin” (HR. Bukhori)
Kisah diatas bisa juga kita gunakan atas dosa-dosa yang lainnya. Lihat saja sekeliling kita, begitu banyak maksiat dikerjakan, dosa pun bertebaran. Bahkan di zaman ini manusia sudah tidak lagi malu untuk menampilkan ke-maksiatan di muka umum. Acara ‘ghibah’ menjadi komoditas yang mempunyai daya jual tinggi, acara kemusyrikan sudah tidak lagi tabu, acara yang mengajak pada perzinaan malah disemarakkan dengan qasidahan, astaghfirullah hal ‘Azhim. 

Hal ini sungguh “Massif, terorganisir dan sistematis!” begitu ucap Bapak Prabowo.

Ya, berbagai acara yang mengandung kemaksiatan ini terlihat begitu massifnya. Lihat saja acara “Dangdut yang diselingi lomba qasidahan” yang ‘itu’. Sebelum itu acara serupa ini ada juga kan, acara berjoget ria sepanjang malam di tiap harinya. Yang lebih dulu lagi ada juga, acara joget-jogetan juga, sampai-sampai ada drama pencekalan artisnya segala. Tapi ini malah jadi strategi pemasaran yang luar biasa, di cekal satu malah tumbuh seribu!

Dan yang memprihatinkan dari semua itu, acara-acara tersebut ditonton, disimak baik-baik, ditiru oleh berbagai kalangan, anak-anak, remaja, ibu-ibu bahkan ‘kaum terpelajar’ pun tidak ketinggalan.

Betapa sistematisnya... acara yang sama di daur-ulang over and over. Dan begitu terorganisir karena menyebar di berbagai stasiun televisi. Sungguh, kita benar-benar harus ‘menyemprotkan’ parfume istighfar sebanyak-banyaknya pada tubuh kita! (Mohon maaf apabila kata ‘semprot’ kurang sopan, karena saya tidak menemukan kata bandingannya selain kata spray dalam bahasa Inggris).

Sobat, beristighfarlah! Tidak akan merugi orang yang beristighfar. Jangan pernah melazimkan pemikiran, “Aku berbuat dosa terus-menerus, jadi percuma beristighfar”. Ucapan demikian hanya berasal dari orang-orang yang putus asa. Sebaliknya, “Aku beristighfar terus-menerus, walaupun aku berbuat dosa lagi dan lagi”
“Bukanlah orang yang terus berbuat dosa orang yang meminta ampunan (beristighfar) walaupun ia kembali melakukan dosa dalam sehari sebanyak seratus kali.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)
Namun jangan di mudah-mudahkan ya dalam memahami hadist, maksudnya beristighfarlah, bertaubat, lalu meng-azzamkan diri untuk tidak mengulangi dosa tersebut. Perkara dikemudian hari berulang lagi, ya bertaubat lagi!
“Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada malam hari agar bertaubat orang yang berbuat jahat di siang hari dan Dia membentangkan tangan-Nya pada siang hari agar bertaubat orang yang berbuat jahat di malam hari, sehingga matahari terbit dari barat (Kiamat).” (HR. Muslim).



18 komentar:

  1. parfume istighfar memang selalu aku perlukan, karena tiap hari dan tanpa sengaja aku selalu melakukan dosa...

    BalasHapus
  2. dengan menggunakan parfum istigfar ini, langkah kita akan semakin percaya diri karena keharumannya akan semerbak hingga ke surga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejuk kan, kalau datang ke Gen-Q mang ubi tutur bahasanya jadi amat memesona >.<

      Hapus
  3. Farfumnya ndak perlu beli
    Udah nge - geletak di hati
    Tinggal ucap dan resapi
    Moga dosa kmarin dan hari ini
    Terampuni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap kali puisinya.... ada bakat terpendam rupanya ^^

      Aamiin

      Hapus
  4. Nasehat yang sangat dibutuhkan umat ini.. Ghibah dan bergunjing benar2 merusak hati kita ya... MAri istighfar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul, mari beristighfar jama'ah

      Hapus
  5. alhamduullilah dapet pencerahan yang baik sekali disini mengenai istigfar terima kasihh ini gan atas penjelasan beserta hadist hadist nabi nya :)

    BalasHapus
  6. sejuk Mbak, sejuk banget
    membuat saya menerawang positif dengan sebuah langkah tegap ke depan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Zach di Bus Trans Jakarta aja biasa sejuk kok ^^ ., keep on going positive way :)

      Hapus
  7. Ah.. Makasih banyak karena uda mengingatkan ya, Mbak.. Jazakillah.. :D

    BalasHapus
  8. Selalu mengingat akan dosa dan terus diiringi dengan intropeksi diri merupakan minyak wangi rohani yang harus ditanamkan dan dilakukan setiap nafas masih ada di jiwa kit aya mbak, sebab itulah yang akan menuntun kita pada hidayah Allah dan mendapat ridha dariNya

    BalasHapus
  9. Parfum yang luar biasa penting ini ya, Mbak.
    Terima kasih atas artikelnya yang mencerahkan ini.
    Astaghfirullahal 'azhim....

    BalasHapus
  10. Saya pakai parfume istighfar dulu mbak >_<
    *Astaghfirullah....
    Parfume wajib ini mah, harus disediakan setiap saat ya mbak.
    Terima kasih atas postingan yg mencerahkan ini mbak.
    Ditunggu postingan2 selanjutnya yaaa...
    Adem ih kalau berkunjung kemari

    BalasHapus

 

Instagram

Get My G+